You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Harga Bahan Pokok di Kepulauan Seribu Lebih Tinggi
photo Suparni - Beritajakarta.id

Harga Pangan di Kepulauan Seribu Lebih Tinggi 20 Persen

Harga kebutuhan bahan pokok di wilayah Kepulauan Seribu lebih tinggi sekitar 10-20 persen dibandingkan harga di daratan.

Harga kebutuhan pangan di Kepulauan Seribu itu lebih mahal 10-20 persen dari di darat

Kondisi itu dipicu bukan hanya karena biaya distribusi yang tinggi, tapi juga akibat tidak adanya pasar tradisional di Kepulauan Seribu.

Pasar di Kepulauan Seribu Mulai Dibangun Tahun Depan

Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan pihaknya telah merencanakan akan membangun pasar di Kepulauan Seribu. Sehingga warga di wilayah tersebut bisa mendapatkan harga pangan yang sama dengan harga di daratan.

"Kami mencatat harga kebutuhan pangan di Kepulauan Seribu itu lebih mahal 10-20 persen dari di darat. Karena memang belum tersedia pasar," katanya, Sabtu (19/11).

Sri menambahkan, rencananya pembangunan pasar di Kepulauan Seribu akan dimulai awal tahun depan. Saat ini pihaknya masih mengkaji lokasi pulau yang ideal untuk dibangun pasar.

"Nanti PD Pasar Jaya yang akan bangun. Ini adalah upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan warga dan turis di Kepulauan Seribu," tuturnya.

Menurut Sri, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk pemakaian kapal sebagai alat transportasi pengangkutan bahan pangan ke Kepulauan Seribu.

"Kami harapkan ke depan harga pangan di Kepulauan Seribu bisa sama dengan yang ada di darat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1845 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1396 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1086 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1060 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye979 personAnita Karyati